Sabtu, 25 Agustus 2012

Jeruk Manis (JERMAN) 22 Agustus 2012

Kalau di Jogja ada Jerman (Jejer Kauman) kalau di Lombok ada pula namanya Jerman (Jeruk Manis). Eeeiit Jeruk Manis bukan buah jeruk yang rasanya manis loo yaa. Jeruk Manis itu adalah nama Air Terjun yang ada di lombok Timur tepatnya di desa Tete Batu, Kecamatan Sikur. Air terjun ini terletak di sebelah selatan kaki gunung Rinjani, dan berada di kawasan konservasi Taman nasional.

 

Ini merupakan rekomendasi temen saya, katanya sich masih perawan gitu Air Terjunnya, belum banyak yang menjamah. Saya rasa itu benar, terbukti benar-benar masih perawan. Gimana tidak masih perawan, waktu kita menyusuri jalan-jalan saja kami banyak memutar arah (karena salah jalan). Dan sepanjang jalan kenangan hanya ada sawah dan jalannya, ajib gila belum di aspal, jalan batu yang bisa membuat kpleset, dan debunya, beech jaket hitam bisa berwarna semu coklat, setengah perjalanan rasanya ingin menyerah tapi keingat masih perawannya membuat kudu ketemu itu "Air Terjun Jerman".

 


Setelah berkeliling entah berapa lamanya, dan akhirnya ketemu juga ini Air Terjun. Tapi jangan senang dulu, menuju lokasi kita haru menempuh jarak 1,5 Km dan itu -+ 30 Menit, dan menuruni anak tangga sebanyak 180 tangga. Namun yang membuat sedikit meringankan beban adalah, jalan setapak yang di gunakan sudah menggunakan bebatuan dan semen, jadi selama menuju lokasi air terjunnya masih lumayan mengasyikkan, kiri kanan masih banyak pohon dan masih sangat-sangat asri. Beban di pundak yang berisi 1L air, Snack dan pakaian ganti tak terasa. Sekedar info saat berada di lokasi Air terjunnya tak ada satu pun pedagang yang berjualan, jadi saat akan menuju lokasi diharapkan membawa asupan tenaga yang cukup untuk menikmati air terjun di sana ^_^.

Teman-teman hanya perlu membayar :
1. Parkir Rp 1.000,-
2. Tiket Masuk Rp 2.500,- per orang (Murah sekali bukan)




Selama perjalanan menuju Air Terjun terdapat 3 Gazebo (posko) untuk beristirahat, dengan pemandangan kiri kanan adalah tebing-tebing yang dipenuhi dengan pepehonan hijau, di gazebo tersebut saya menemukan pohon yang sangat indah, iya bediri seorang diri dengan gagah beraninya. Bentuknya seperti payung yang sedang di rekahkan untuk menopang rintik air hujan "sweet sekali pohonnya"



Saat anda berada di lokasi Air terjun jangan berharap mendapati Toilet, Warung, ataupun Gazebo. Disekitar Air Terjun, tak terdapat ketiga komponen tersebut, di lokasi hanya terdapat bebatuan besar yang memisahkan anak tangga dengan pusaran air terjunnya. Saat saya tiba di lokasi saya tak sempat berfikir untuk mengganti baju yang akan di kenakan untuk mencicipi dinginnya air terjun ini. Alhasil saya dan teman saya mengganti baju dengan menggunakan sarung (Seumur-umur baru kali ini).

Penat selama perjalanan dikarenakan salah jalan, Kpleset saat pulang, dan panen debu yang lumayan pekat, hal tersebut terbayar setelah menyentuh dinginnya air terjun ini.









Posting Komentar

Popular Posts