Jumat, 20 Maret 2015

Pesona Sunrise dari Gunung Ireng


Selamat datang di Gunung Ireng
 Malam minggu (14 Maret 2015), sedari sore mendung tak hilang dari penglihatan, gelap tak ada matahari, sesekali hujan dengan instensitas sedang dan lama, malam minggunya pun turun hujan lebat, membuat niatan (janji sama teman) ke Gunung Ireng ragu-ragu. Namun menjelang pagi (subuh), entah dari mana datangnya bisikan untuk bangun dan langsung cuus ke lokasi. Tanpa mandi pagi terlebih dahulu, hanya bermodalkan sikat gigi, cuci muka dan parfum bergegas keluarkan motor dan cuus (pukul 04.40), karena teman sudah menunggu di gapura "Selamat datang di GUNUNGKIDUL".

Pukul 05.25 wib sudah sampai di gapura "Selamat datang di GUNUNGKIDUL", setelah 30 menit perjalanan mencari sampailah di lokasi. Gunung Ireng ini berada di belakang rumah warga, sejenis bebatuan yang ada di gunung purba, jarak antara parkiran motor dengan lokasi gunung purbanya hiking 5 menit, dan tersedia lokasi buat camping.

Sanrise nya setelah hujan seharian dan setengah malam

Adapun lokasi Gunung Ireng adalah : Patukan Gapura "Selamat datang di GUNUNGKIDUL -- Kantor Polisi Patuk (Ke kanan), kalau kekiri ke arah Gunung Api Purba. Ingat Kantor Polisi kita sekarang sudah belok Ke Kanan lurus saja sampai ketemu pertigaan pertama (ambil jalan yang lurus rada turunan) -- lurus terus ikuti jalan itu sampai mentok -- ketemu perempatan yg ada tugunya -- ke kanan lurus terus (hati-hati lokasi Gunung Ireng ada di kiri jalan ditandai dengan gapura "Selamat datang dari mahasiswa KKN)dan rumah warga membuka kios yang lumayan besar.

Di bawahnya persawahan warga dan jalan utama ke Hutan Pinus
 Sejarah singkatnya "berawal dari kisah Raden Bratasena dalam lakon pewayangan"
Pada zaman dahulu, konon Raden Bratasena sangat marah ketika melihat sekelompok kera bermain bintang dipuncak Merapi sehingga Raden Bratasena menendang sekelompok kera tersebut. Namun tendangannya melesat, mengenai puncak Merapi sehingga terlempar jauh disegala penjuru, salah satunya di pedukuhan Srumbung yakni Gunung Ireng.
Gunung Ireng juga di sebut dengan Gunung batok karena tidak ada pohon yang dapat tumbuh disekitar Gunung. Gunung Ireng sendiri memiliki arti Gunung Hitam (Ireng = Hitam), karena berupa bebatuan hitam.

Gazebo di atas Gunung Ireng

Pemandangan dari lokasi Gunung Ireng adalah bentangan pohon yang masih lebat dengan kabut yang masih terlihat, persawahan, puncak Gunung Merapi, Sunrise dan sunset.
Perpaduan antara Persawahan dan kabut
Hutannya masih lebat :) Cantik sekali
Di ujung sana ada Gunung Merapi *_*
Menikmati dengan sahabat

Pagi ini milik kita berdua bang :D
 Namun kali ini saya datang untuk menikmati sunrise di Gunung Ireng. 

Ini Sunrise yang sangat menakjubkan, perpaduan awannya mejing sekali
 


Retribusi : parkir Motor Rp 2.000
Karcis masuk Rp. 3.000

Lokasi ini di kelola oleh warga sekitar, sangat bersih dan apa adanya ...

INGAT Jangan membuang SAMPAH SEMBARANGAN, dan hargai warga sekitar yang melestarikan lokasi ini sebagai mata pencaharian mereka.
Posting Komentar

Popular Posts